SMARTPHONE DALAM KEHIDUPAN SOSIAL
Dampak positif :
*Mempermudah komunikasi jarak jauh
*Mempermudah menemukan informasi dari teman
*Menambah relasi.
*Dapat menjadi sarana promosi dagangan, sekaligus menambah jumlah pertemanan
*Dapat menjadi media mengabadikan momen bersama teman.
Dampak negatif :
*Kurang kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya.
*Menjadi seseorang yang individualis.
*Menjadi kurang sosialisasi terhadap sekitar dan tidak terbuka.
*Rasa solidaritas juga menjadi berkurang.
*Interaksi secara langsung denga teman menjadi berkurang.
*Menjadi tidak fokus dengan topik pembicaraan.
*Marasa tidak dihargai oleh teman.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa smartphone memiliki dampak secara psikologi dan sosial, bagi penggunanya dan sekitarnya. Apabila diamati bermain smartphone disaat interaksi sosial berlangsung seperti hal yang wajar. Tetapi bukankah hal ini dapat menjadikan seseorang semakin menjadi sosok individualis, apalagi jika lingkungan sosialnya terus membiarkannya.
Tradisi lisan merupakan cara pertama manusia untuk berkomunikasi, dengan tatap muka bukan hanya pesan secara verbal tetapi juga psikologi yang dapat diterima seseorang dapat melalui tatapan mata atau ekspresi wajah. Jika manusia semakin individualis kemungkinan akan menyebabkan manusia menjadi semakin egois, dan rasa empati dan simpati dalam hubungan sosial semakin langka ditemukan.
Solusi yang dapat penulis tawarkan, jika saat sedang berinteraksi sosial dengan orang lain cobalah untuk tidak bermain smartphone belajarlah untuk mnghargai lawan bicara, tidak perlu tanggapan yang hebat layaknya seorang motivator bagi temanmu, cukup dengarkan dengan hati yang tulus tanpa ada penghakiman atas ceritanya.
Semua manusia bisa menjadi pencerita terhebat tetapi belum tentu mampu menjadi pendengar yang hebat. Coba pikirkan dan renungkan betapa berharganya waktu, belum tentu teman yang sedang berkumpul denganmu saat ini akan bisa berkumpul kembali di lain waktu, semakin bertambahnya usia kita semakin kehilangan waktu untuk menjalin interaksi sosial bahkan waktu untuk diri sendiri pun belum tentu cukup.
Kalimat “Bijaklah menggunakan smartphone” mungkin terdengar sepele tapi sebenarnya dibalik kalimat ini terdapat pesan yang sangat mendalam. Ilmuwan hebat Albert Einstein juga pernah berkata ” I fear the day when the day when technology overlaps our humanity. It will be then that the world will have permanent ensuing generations idiots”. Jadi, seharusnya sebagai seorang yang terpelajar seperti mahasiswa, dapat saling menghargai antar teman serta dapat bijak dalam menggunakan smartphone. Bukankah tujuan ilmu pengetahuan adalah untuk membawa kebijaksanaan bagi manusia.
Sumber rujukan :
(https://kominfo.go.id/content/detail/6095/indonesia-raksasa-teknologi-digital-asia/0/sorotan_media.)